Thursday, May 9, 2019

Kata Pengantar

ALLAH menyatakan bahwa orang-orang beriman pasti lebihtinggi dalam kehidupan ramai. Kepastian itu bukan saja harus terwujud dalam bidang susila dan budi pekerti, tetapi juga mencakup lapangan sains teknologi, dan lain-lainnya.


Seringkali orang jadi gugup dan tersandung menyampaikan ketentuan tersebut karena dalam pergaulan umum belum dilihat bukti-bukti yang membenarkan. Sebenarnya janjian ALLAH tidak pernah gagal keliru, sebab apapun yang DIA hukumkan adalah dengan perencanaan tepat, maka hal itu sebaiknya menjadi batu ujian bagi masyarakat yang menyatakan diri beriman.

Suatu hal yang biasa dilupakan orang ialah Ayat Al-qur'an yang menerangkan bahwa ALLAH bersama orang-orung yang tabah, yaitu yang tetap teguh pada pendirian, selalu melaksanakan Hukum-NYA di waktu sendirian dan dalam hubungan hidup bersama.

Dari kedua ketentuan di atas didapatlah alasan kenapa tampak orang yang menyatakan diri beriman berada dalam keadaan yang tiiak diharapkan. Sebabnya ialah karena tidak tabah bahkan ragu-ragu dalam menghayati hukum hidup yang diredhai ALLAH.

Dalam buku ini pada garis besarnya dibicarakan beberapa masalah hubungan dengan manusia dan pergaulan hidup. Masing-masingnya sengaja didasarkan atas Firman Suci dalam Al-qur'an yang memang satu-satunya logis praktis di seluruh zaman.

Mungkin pada beberapa hal terdapat yang sifatnya kontroversial, namun itu adalah kewajaran selaku perkembangan dalam sejaran dimana Hukum ALLAH selalu tetap, sedangkan yang berubah hanyalah tradisi sesuai dengan tingkat kesadaran. Ketinggian yang dijanjikan ALLAH pasti berlaku jika iman dihayati dengan ketabahan.

Muharram 1403

___
Baca resume BAB berikutnya, klik di >SINI<

No comments:

Post a Comment